Mengubah Wajah Pertanyaan: Transformasi Question Words ke dalam Bentuk Pasif

Bahasa Inggris adalah bahasa yang kaya dan fleksibel, salah satunya terlihat pada kemampuannya untuk menyusun kalimat dalam berbagai struktur. Salah satu transformasi yang seringkali membingungkan namun sangat berguna adalah mengubah kalimat aktif menjadi pasif. Ketika kita berbicara tentang kalimat tanya, transformasi ini menjadi lebih menarik karena melibatkan question words (kata tanya) yang berinteraksi dengan struktur pasif. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana question words diubah menjadi passive voice, lengkap dengan penjelasan, contoh, dan panduan praktis.

Memahami Dasar: Kalimat Aktif dan Pasif

Sebelum menyelami inti pembahasan, mari kita segarkan kembali ingatan kita tentang konsep dasar kalimat aktif dan pasif.

    Mengubah Wajah Pertanyaan: Transformasi Question Words ke dalam Bentuk Pasif

  • Kalimat Aktif (Active Voice): Subjek kalimat melakukan tindakan. Fokusnya adalah pada pelaku tindakan.

    • Contoh: The chef prepared the meal. (Koki itu menyiapkan makanan.)
    • Di sini, "the chef" adalah subjek yang melakukan tindakan "prepared".
  • Kalimat Pasif (Passive Voice): Subjek kalimat menerima tindakan. Fokusnya adalah pada tindakan itu sendiri atau objek yang menerima tindakan. Pelaku tindakan (agen) seringkali opsional atau disebutkan di akhir kalimat dengan preposisi "by".

    • Contoh: The meal was prepared by the chef. (Makanan itu disiapkan oleh koki.)
    • Di sini, "the meal" adalah subjek yang menerima tindakan "was prepared".

Rumus umum kalimat pasif adalah: Subject (receiver of action) + be (am/is/are/was/were/been/being) + Past Participle (V3) + (by + Agent).

Question Words: Kunci Pertanyaan

Question words adalah kata-kata yang digunakan untuk memulai pertanyaan dan meminta informasi spesifik. Kata-kata ini meliputi:

  • What (Apa)
  • Where (Di mana)
  • When (Kapan)
  • Who (Siapa – subjek)
  • Whom (Siapa – objek)
  • Whose (Milik siapa)
  • Which (Yang mana)
  • Why (Mengapa)
  • How (Bagaimana)

Menggabungkan Question Words dan Passive Voice

Ketika kita ingin menanyakan tentang tindakan yang terjadi pada subjek (dalam konteks pasif), kita perlu menggabungkan question words dengan struktur kalimat pasif. Proses ini biasanya melibatkan penempatan question word di awal kalimat, diikuti oleh bentuk be yang sesuai, subjek (penerima tindakan), dan past participle dari kata kerja.

Mari kita bedah satu per satu berdasarkan jenis question word:

1. Pertanyaan dengan "What"

"What" dapat digunakan untuk menanyakan objek tindakan atau sebagai pengganti subjek yang tidak diketahui.

  • Aktif (menanyakan objek): What did you do? (Apa yang kamu lakukan?)

    • Pasif: What was done (by you)? (Apa yang dilakukan?)
    • Penjelasan: Di sini, kita menanyakan tentang tindakan ("what") yang dilakukan oleh subjek ("you"). Dalam bentuk pasif, fokus bergeser ke tindakan itu sendiri. "Was done" adalah bentuk pasif dari "do" dalam simple past tense.
  • Aktif (menanyakan objek, dengan objek spesifik): What did they build? (Apa yang mereka bangun?)

    • Pasif: What was built (by them)? (Apa yang dibangun?)
    • Penjelasan: "Was built" adalah bentuk pasif dari "build" dalam simple past tense.
  • Aktif (menanyakan subjek): What broke the window? (Apa yang memecahkan jendela?)

    • Pasif: What was broken? (Apa yang pecah?)
    • Penjelasan: Dalam kasus ini, "what" bertindak sebagai subjek dalam kalimat aktif. Dalam bentuk pasif, "what" tetap di awal, dan kita membentuk kalimat pasif dari kata kerja "break". Kalimat pasif ini lebih fokus pada kondisi jendela (pecah) daripada apa yang memecahkannya.
  • Dengan tenses lain:

    • Aktif: What is being done? (Apa yang sedang dilakukan?)
    • Pasif: What is being done? (Ini sudah dalam bentuk pasif, menanyakan tentang tindakan yang sedang berlangsung).
    • Aktif: What has been done? (Apa yang sudah dilakukan?)
    • Pasif: What has been done? (Ini juga sudah dalam bentuk pasif).

2. Pertanyaan dengan "Where"

"Where" digunakan untuk menanyakan lokasi. Ketika digabungkan dengan passive voice, kita menanyakan tentang lokasi di mana tindakan terjadi pada subjek.

  • Aktif: Where did they build the house? (Di mana mereka membangun rumah itu?)

    • Pasif: Where was the house built? (Di mana rumah itu dibangun?)
    • Penjelasan: "Was built" adalah bentuk pasif dari "build" dalam simple past tense.
  • Aktif: Where are you sending the package? (Di mana kamu mengirim paket itu?)

    • Pasif: Where is the package being sent? (Di mana paket itu dikirim?)
    • Penjelasan: "Is being sent" adalah bentuk pasif dari "send" dalam present continuous tense.
  • Aktif: Where did the accident happen? (Di mana kecelakaan itu terjadi?)

    • Pasif: Where did the accident happen? (Pertanyaan ini sudah pasif karena "accident" menerima tindakan "happen" secara inheren dalam konteks ini, meskipun bentuknya terlihat seperti aktif). Jika kita ingin menekankan bahwa sesuatu menyebabkan kecelakaan, misalnya:
    • Aktif: What caused the accident?
    • Pasif: What was the accident caused by?

3. Pertanyaan dengan "When"

"When" digunakan untuk menanyakan waktu.

  • Aktif: When did she finish the project? (Kapan dia menyelesaikan proyek itu?)

    • Pasif: When was the project finished? (Kapan proyek itu selesai?)
    • Penjelasan: "Was finished" adalah bentuk pasif dari "finish" dalam simple past tense.
  • Aktif: When will they deliver the goods? (Kapan mereka akan mengirimkan barang-barang itu?)

    • Pasif: When will the goods be delivered? (Kapan barang-barang itu akan dikirim?)
    • Penjelasan: "Will be delivered" adalah bentuk pasif dari "deliver" dalam simple future tense.

4. Pertanyaan dengan "Who" dan "Whom"

"Who" digunakan untuk menanyakan subjek, sedangkan "Whom" digunakan untuk menanyakan objek. Dalam bentuk pasif, "who" seringkali tetap digunakan bahkan ketika merujuk pada subjek yang menerima tindakan, sementara "whom" menjadi lebih jarang dan sering diganti "who" dalam percakapan santai.

  • Aktif (menanyakan subjek): Who wrote this letter? (Siapa yang menulis surat ini?)

    • Pasif: By whom was this letter written? (Oleh siapa surat ini ditulis?)
    • Penjelasan: "By whom" ditempatkan di awal, diikuti oleh "was written" (pasif dari "write" dalam simple past tense).
  • Aktif (menanyakan objek): Whom did you invite? (Siapa yang kamu undang?)

    • Pasif: Whom were you invited by? (Siapa yang kamu undang? – agak canggung)
    • Pasif (lebih umum): Who were you invited by? (Siapa yang kamu undang?)
    • Pasif (dengan penekanan pada yang diundang): Who were invited? (Siapa yang diundang?)
    • Penjelasan: Ketika "whom" adalah objek dalam kalimat aktif, dalam pasif, ia bisa tetap "whom" atau menjadi "who". Jika subjek dalam kalimat aktif adalah yang melakukan tindakan, maka dalam pasif, subjek menerima tindakan.

    Mari kita lihat contoh yang lebih jelas:

    • Aktif: The teacher praised John. (Guru memuji John.)
    • Pertanyaan aktif: Whom did the teacher praise? (Siapa yang dipuji guru?)
    • Pasif: John was praised by the teacher. (John dipuji oleh guru.)
    • Pertanyaan pasif: Whom was praised by the teacher? (Siapa yang dipuji oleh guru?)
    • Atau: Who was praised by the teacher? (Lebih umum)

5. Pertanyaan dengan "Whose"

"Whose" digunakan untuk menanyakan kepemilikan.

  • Aktif: Whose car did he borrow? (Mobil siapa yang dia pinjam?)
    • Pasif: Whose car was borrowed (by him)? (Mobil siapa yang dipinjam?)
    • Penjelasan: "Whose car" tetap bersama sebagai satu kesatuan yang menjadi subjek dalam kalimat pasif. "Was borrowed" adalah bentuk pasif dari "borrow" dalam simple past tense.

6. Pertanyaan dengan "Which"

"Which" digunakan untuk menanyakan pilihan dari sekelompok hal.

  • Aktif: Which book did you read? (Buku yang mana yang kamu baca?)

    • Pasif: Which book was read (by you)? (Buku yang mana yang dibaca?)
    • Penjelasan: "Which book" menjadi subjek pasif. "Was read" adalah bentuk pasif dari "read" dalam simple past tense.
  • Aktif: Which team won the match? (Tim yang mana yang memenangkan pertandingan?)

    • Pasif: Which team was the match won by? (Tim yang mana yang memenangkan pertandingan? – ini canggung)
    • Pasif (lebih baik fokus pada pertandingan): Which team won the match? (Pertanyaan ini lebih alami dalam bentuk aktif karena "team" adalah agen yang melakukan tindakan "won" terhadap "match").
    • Namun, jika kita ingin menekankan bahwa pertandingan itu dimenangkan oleh tim tertentu:
    • Aktif: The match was won by which team?
    • Pasif: Which team was the match won by?

7. Pertanyaan dengan "Why"

"Why" digunakan untuk menanyakan alasan.

  • Aktif: Why did they cancel the event? (Mengapa mereka membatalkan acara itu?)

    • Pasif: Why was the event canceled? (Mengapa acara itu dibatalkan?)
    • Penjelasan: "Was canceled" adalah bentuk pasif dari "cancel" dalam simple past tense.
  • Aktif: Why are you writing this letter? (Mengapa kamu menulis surat ini?)

    • Pasif: Why is this letter being written? (Mengapa surat ini ditulis?)
    • Penjelasan: "Is being written" adalah bentuk pasif dari "write" dalam present continuous tense.

8. Pertanyaan dengan "How"

"How" digunakan untuk menanyakan cara atau metode.

  • Aktif: How did you fix the car? (Bagaimana kamu memperbaiki mobil itu?)

    • Pasif: How was the car fixed? (Bagaimana mobil itu diperbaiki?)
    • Penjelasan: "Was fixed" adalah bentuk pasif dari "fix" dalam simple past tense.
  • Aktif: How will they achieve this goal? (Bagaimana mereka akan mencapai tujuan ini?)

    • Pasif: How will this goal be achieved? (Bagaimana tujuan ini akan dicapai?)
    • Penjelasan: "Will be achieved" adalah bentuk pasif dari "achieve" dalam simple future tense.

Tips Penting Saat Mengubah Question Words ke Passive Voice:

  1. Identifikasi Tense: Tentukan tense dari kalimat aktif untuk menggunakan bentuk be yang tepat dalam kalimat pasif.
  2. Identifikasi Subjek dan Objek: Pahami siapa atau apa yang melakukan tindakan (subjek aktif) dan siapa atau apa yang menerima tindakan (objek aktif). Dalam pasif, objek aktif menjadi subjek pasif.
  3. Perhatikan Struktur Question Word:
    • Question words yang menanyakan subjek (seperti "who" dalam kalimat aktif) tetap di awal, dan biasanya diubah menjadi "by whom" di awal kalimat pasif.
    • Question words yang menanyakan objek atau informasi lain akan tetap di awal kalimat pasif.
  4. Gunakan Past Participle (V3): Ini adalah elemen kunci dari semua kalimat pasif.
  5. Agen (By + Agent) Opsional: Dalam banyak kasus, terutama dalam pertanyaan, agen (pelaku) mungkin dihilangkan jika tidak penting atau sudah diketahui.
  6. Kecenderungan Bentuk Pasif: Terkadang, pertanyaan dalam bentuk pasif terdengar lebih sopan atau lebih formal, atau digunakan ketika fokusnya adalah pada tindakan itu sendiri daripada siapa yang melakukannya.

Mengapa Mengubah ke Passive Voice?

Meskipun kalimat aktif umumnya lebih langsung dan kuat, passive voice memiliki peran pentingnya, terutama dalam konteks pertanyaan:

  • Fokus pada Tindakan atau Penerima Tindakan: Ketika kita tidak tahu siapa yang melakukan tindakan, atau ketika yang lebih penting adalah tindakan itu sendiri atau apa yang terjadi pada objek.

    • Contoh: "Where was the treasure hidden?" (Di mana harta karun itu disembunyikan?) Kita lebih tertarik pada lokasi harta karun daripada siapa yang menyembunyikannya.
  • Menjaga Subjek Tetap (Jika Berubah): Jika subjek kalimat berubah di tengah percakapan, pasif bisa membantu menjaga alur.

  • Formalitas dan Objektivitas: Dalam tulisan ilmiah, berita, atau laporan, passive voice sering digunakan untuk memberikan kesan objektivitas dan formalitas, menghilangkan unsur personal.

Kesimpulan

Memahami cara mengubah question words ke dalam passive voice adalah keterampilan linguistik yang berharga. Ini memungkinkan kita untuk mengajukan pertanyaan dengan lebih fleksibel, fokus pada aspek yang berbeda dari suatu peristiwa, dan berkomunikasi dengan lebih efektif dalam berbagai situasi. Dengan menguasai rumus dasar dan memahami peran setiap question word, Anda dapat dengan percaya diri menavigasi transformasi kalimat yang menarik ini. Ingatlah untuk selalu memperhatikan tense, mengidentifikasi subjek dan objek, serta menggunakan past participle dengan tepat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *